Cadangan Batubara Nasional
Pasar batubara Indonesia sedang menantang setelah
tiga tahun yang fantastis, dari segi harga maupun permintaan pasar
internasional. Apakah cadangan batubara nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan
selama lebih dari 40 tahun? Sejak lonjakan harga batu-bara internasional pada
2022, hingga mencapai 400 USD per ton, produksi nasional terus menanjak dan
menorehkan rekor. Pada 2023, produksi batu-bara sebanyak 775,2 juta ton, sedangkan
pada 2024 produksinya 836 juta ton. Kondisi itu dipengaruhi relatif terjaganya
harga batubara internasional serta meningkatnya permintaan ekspor, terutama
dari China dan India. Namun, memasuki 2025, kondisi menantang karena kedua
negara utama tujuan ekspor batubara Indonesia itu justru meningkatkan produksi
dalam negeri. Sementara di domestik, ketenagalistrikan nasional masih
bergantung pada batubara sebagai bahan bakar PLTU.
Sebagai komoditas strategis, baik sebagai
penopang kelistrikan nasional maupun pendulang penerimaan negara bukan pajak
(PNBP), keberlanjutan batubara diperlukan. Mengutip data Badan Geologi, pada
2024, total sumber daya batubara Indonesia sebanyak 97,96 miliar ton. Sementara
total cadangan batubara sebanyak 31,95 miliar ton. Sumber daya batubara mencakup
total batubara yang mengendap diperut bumi, sedangkan cadangan ialah bagian
dari sumber daya yang dapat ditambang secara ekonomis. Sumber daya dan cadangan
batubara tersebut terdiri atas kalori rendah berarti 4.200 kkal/kg (gar) ke
bawah, kalori sedang 4.200 kkal/kg (gar)-5.200 kkal/kg (gar) dan kalori tinggi
5.200 kkal/kg (gar) ke atas. Dari total sumber daya batu-bara 2024, kalori
rendah dominan dengan 68,73 %, kalori sedang 15,84 % dan kalori tinggi 15,41 %.
Cadangan batubara, juga didominasi kalori rendah
dengan jumlah 75,28 %, diikuti kalori sedang 14,2 % dan kalori tinggi10,5 %. Batubara
kalori sedang dominan dimanfaatkan untuk PLTU. Batubara dengan kalori lebih
tinggi umumnya untuk kebutuhan industri, termasuk semen. Adapun kalori rendah,
dengan kadar air tinggi, memiliki keekonomian lebih rendah, namun bisa dicampur
dengan kalori tinggi untuk menghasilkan batubara yang sesuai untuk pengguna
akhir. Mengutip Laporan Kinerja Ditjen Minerba Kementerian ESDM 2024, umur
cadangan batubara pada 2024 ialah 43,93 tahun, didapat dari perbandingan jumlah
total cadangan terbukti (proven reserve) batubara terhadap produksi batubara pada
tahun yang sama. Namun, umur cadangan itu masih berdasarkan cadangan batubara
Indonesia keseluruhan, belum mengacu pada klasifikasi kualitas atau jenis
kalorinya. (Yoga)
Postingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023