;

Film Animasi Lokal Cetak Sejarah

Ekonomi Hairul Rizal 24 May 2025 Kontan (H)
Film Animasi Lokal Cetak Sejarah
Keberhasilan film animasi "Jumbo" yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy dan diproduksi oleh Visinema, telah mencatat sejarah baru di industri perfilman Indonesia dengan meraih 9,85 juta penonton dalam 53 hari, serta pendapatan lebih dari US$ 20 juta. Kesuksesan ini menjadi fenomena tersendiri karena belum ada film animasi Indonesia yang mencapai capaian serupa.

Menurut Yan Widjaya, pengamat film, Jumbo bukan sekadar keberhasilan, melainkan tonggak baru bagi film animasi lokal. Ia menyebut proses produksinya yang melibatkan lebih dari 400 animator selama lima tahun membuktikan dedikasi tinggi dan menjadi standar baru bagi film animasi Indonesia. Namun, ia juga mengingatkan bahwa produksi animasi bukanlah hal mudah, dan memprediksi hanya akan ada 2–3 judul baru tiap tahun yang bisa mengikuti jejak Jumbo.

Dampak kesuksesan Jumbo dirasakan luas di industri. Astrid Suryatenggara, Chief Communications Officer MD Entertainment, menyebut keberhasilan ini membangkitkan optimisme rumah produksi lain, termasuk MD yang telah memproduksi serial animasi Adit Sopo Jarwo. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem animasi yang sehat untuk menghadapi tantangan seperti biaya tinggi dan waktu produksi panjang.

Selain itu, PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (Cinema XXI) melaporkan lonjakan jumlah penonton bioskop, dengan lebih dari 14 juta penonton pada April 2025, rekor baru yang turut didorong oleh penayangan Jumbo.

Kesuksesan Jumbo tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga pendorong semangat bagi industri animasi lokal untuk terus berkembang dan menembus pasar global, termasuk rencana penayangan Jumbo di 17 negara.
Download Aplikasi Labirin :