Produksi Gas Eni Bakal Meningkat
Perusahaan migas asal Italia, Eni, telah memulai produksi gas dari Lapangan Merakes East di lepas pantai Kalimantan Timur, yang merupakan bagian dari Blok East Sepinggan di Cekungan Kutai. Proyek ini diperkirakan akan menyumbang 100 juta standar kaki kubik per hari (MMscfd) atau sekitar 18.000 boepd ke produksi Eni. Gas dari lapangan ini akan diproses melalui FPU Jangkrik dan disalurkan ke pasar domestik serta Kilang LNG Bontang.
Manajemen Eni menyampaikan bahwa keberhasilan proyek ini merupakan hasil dari kerja sama erat dengan SKK Migas, sekaligus mendukung peningkatan pemanfaatan kapasitas LNG domestik dan menjaga pasokan gas dalam negeri. Proyek ini juga menunjukkan efisiensi tinggi karena dapat mulai berproduksi hanya dalam waktu dua tahun setelah keputusan investasi final.
Sementara itu, Carole J. Gall, Presiden Indonesian Petroleum Association (IPA), menyoroti bahwa produksi migas Indonesia saat ini cenderung menurun karena banyak lapangan sudah matang, dengan produksi minyak stabil di kisaran 550.000–600.000 barel per hari. Ia menekankan pentingnya eksplorasi lanjutan, karena baru 16% dari total cekungan migas Indonesia yang telah berproduksi.
Gall menegaskan bahwa eksplorasi harus menjadi prioritas, dan mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif lewat kolaborasi industri dan pemerintah, terutama melalui kepastian regulasi, fiskal, serta penyederhanaan birokrasi dan percepatan perizinan.
Tags :
#Gas BumiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023