;

Harga Gambir Anjlok, Petani Terpukul

Lingkungan Hidup Hairul Rizal 14 May 2025 Bisnis Indonesia
Harga Gambir Anjlok, Petani Terpukul

Harga gambir di Sumatra Barat terjun bebas akibat konflik India–Pakistan yang melemahkan permintaan ekspor—tujuan utama hasil panen petani. Heri, seorang petani di Agam, mencatat harga kadar-air 15 % hanya Rp 20.000/kg (dibayar ke petani Rp 17.000–19.000/kg), jauh di bawah titik impas Rp 35.000/kg. Riko di Pesisir Selatan bahkan men­yebut rekor terburuk Rp 13.000/kg, sehingga banyak petani memilih menunda panen.

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sumbar, Ferdinal Asmin, menegaskan ketergantungan pasar pada India dan Pakistan sebagai akar persoalan. Pemprov bersama dinas terkait sedang:

  1. Membuka pasar alternatif di luar dua negara tersebut.

  2. Mendorong peningkatan kualitas—panen dijaga tiap ±4 bulan agar kadar air dan katekin stabil.

  3. Merumuskan peraturan gubernur tata niaga dan hilirisasi gambir untuk menahan gejolak harga di tingkat petani.


Download Aplikasi Labirin :