Pangan dan energi Tetap Terjaga
Hingga hari ke-25 Ramadan, ketersediaan pangan dan energi secara rata-rata tetap terjaga dengan baik, sehingga tidak ada kelangkaan dan gejolak harga yang berarti. Dari sisi suplai, pasokan dan jalur distribusi terkendali, sementara dari sisi permintaan, lonjakan permintaan tidak terlalu signifikan bahkan cenderung stangan, karena adanya pelemahan daya beli masyarakat. Untuk bahan BBM, ketahanan stok dijaga pada kisaran 19 sampai 21 hari. Untuk jenis Pertalite diprediksi naik 11,7%, Pertamax naik 11,2% dan Avtur naik 7.4% selama musim mudik Idulfitri 2025. Meningkatnya konsumsi BBM dikarenakan perayaan Lebaran, sehingga mobilitas masyarakat melesat dalam periode tersebut. Sementara jenis solar akan mengalami penurunan hingga 16,2% selama musim mudik Lebaran Idulfitri 2025.
Hal ini seiring pembatasan angkutan umum untuk logistik selama periode Lebaran 2025. Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi, BPH Migas dan Pertamina telah menyiapkan 125 terminal BBM, 7.746 SPBU dan 70 DPPU serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan permintaan yang tinggi. Untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan, pemerintah memasifkan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Operasi Pasar Pangan Murah (OPPM) melalui melalui kerja sama dengan pemda dan jaringan Kantor PT Pos Indonesia di seluruh Tanah Air. Direktur Kewaspadaan Bapanas/NFA, Nita Yulianis mengatakan, ketersediaan pangan menjelang Lebaran 2025 dipastikan aman dan harga relatif terkendali. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023