;

Sepinya Transaksi Emas Perhiasan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

22 Mar 2025 Kontan (H)
Sepinya Transaksi Emas Perhiasan di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025, aktivitas jual beli emas perhiasan di berbagai toko di Jakarta justru mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penurunan ini disinyalir akibat melemahnya daya beli masyarakat dan bergesernya preferensi dari perhiasan emas ke logam mulia sebagai instrumen investasi.

Ahmad Warsan, penjual perhiasan emas di Paseban Raya yang telah berjualan selama 35 tahun, menyebutkan bahwa penjualan emas perhiasan sudah menurun dalam dua tahun terakhir. Menurutnya, kondisi ekonomi yang sulit membuat konsumen lebih hati-hati dalam membelanjakan uang, termasuk untuk membeli perhiasan. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Pandu, penjual di Cikini Gold Center, yang mencatat adanya penurunan transaksi hingga 20% dibanding Ramadan tahun sebelumnya.

Sebaliknya, permintaan terhadap emas logam mulia justru meningkat. Pantauan di Butik Logam Mulia Antam Pulogadung menunjukkan antrean pembeli yang panjang hingga banyak yang kehabisan kuota pembelian. Ini menunjukkan pergeseran tren masyarakat dari konsumsi ke investasi.

Lukman Leong, analis dari Doo Financial Futures, menilai tren harga emas Antam masih akan meningkat dan menyarankan strategi investasi jangka panjang seperti dollar cost averaging. Ia memprediksi harga emas Antam bisa mencapai Rp 1,8 juta per gram dalam waktu dekat, seiring dengan meningkatnya minat investasi emas di tengah ketidakpastian ekonomi.
Tags :
Download Aplikasi Labirin :