Dihidupkannya Lagi Industri Garam Rakyat di Pesisir Sumbar
PT Garam, BUMN yang bergerak di bidang produksi garam, berencana menghidupkan kembali industri garam rakyat di dua wilayah Sumbar. Pemprov Sumbar mendukung penuh rencana ini karena kawasan pesisir Sumbar punya potensi besar untuk menghasilkan garam. Ada dua lokasi yang menjadi sasaran awal dari PT Garam, yaitu Muaro Sakai Inderapura di Kabupaten Pesisir Selatan dan Air Bangis di Kabupaten Pasaman Barat. PT Garam berencana mendampingi industri garam rakyat di dua daerah tersebut. Untuk tahap awal, PT Garam akan melakukan survei teknis dulu ke lapangan. Belum ada proyeksi berapa produksi garam di dua kawasan itu. Di Indonesia, total kebutuhan garam mencapai 5 juta ton, sekitar 50 % masih impor.
”Di sana (Pesisir Selatan dan Pasaman Barat) sebelumnya sudah ada pengolahan garam rakyat, tetapi sekarang mati. Bekas-bekasnya dan orang-orangnya masih ada. Itu mau dihidupkan kembali,” kata Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sumbar Novrial, Kamis (6/3). Sejauh ini, Sumbar belum memproduksi garam sendiri. Kebutuhan garam provinsi di kawasan pantai barat Pulau Sumatera ini masih dipasok dari luar provinsi. Sebelumnya, Dirut PT Garam, Abraham Mose dan jajaran berkunjung ke kantor Gubernur Sumbar, Rabu (5/3) bertemu Gubernur Sumbar, Mahyeldi dan jajaran. Dalam pertemuan itu, Abraham menyebut, Sumbar bersama Aceh sedang diproyeksikan sebagai kluster produksi garam nasional di wilayah Sumatera, untuk menekan biaya produksi dan memenuhi kebutuhan nasional. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023