Perkuat Cadangan Pangan
Harga pangan dari kelompok
hortikultura, seperti aneka cabai dan bawang merah, berpotensi naik apabila cuaca
ekstrem berupa intensitas hujan tinggi terus terjadi hingga menimbulkan banjir
dan tanah longsor. Ditambah lagi, pada Ramadan-Lebaran, biasanya terjadi
peningkatan permintaan kebutuhan oleh masyarakat. Karenanya, pemerintah harus memperkuat
ketersediaan cadangan pangan dan menjaga agar harga tidak melonjak terlalu
tajam. Harga pangan, seperti beras, saat ini relatif stabil, karena adanya
panen raya. Sementara pangan kelompok hortikultura memiliki karakteristik tumbuh
di dataran tinggi, relatif mudah terserang organisme pengganggu tanaman (OPT)
atau hama penyakit, mudah rusak, dan lainnya. Dengan intensitas hujan tinggi, makin
memperparah kondisi yang dihadapi pangan jenis tersebut. Dampaknya, ketika
terjadi cuaca ekstrem, harga pangan dari kelompok hortikultura bisa makin
terkerek.
Mengutip data BMKG, berdasar
analisis peringatan dini cuaca ekstrem, tren puncak hujan terjadi pada dasarian
ke-2 Maret 2024. Puncaknya di 10 hari ke 2, mulai tanggal 11-20 Maret. Curah
hujan tertinggi mencapai 300 mm dalam 10 hari. Nailul, Rabu (05/03/2025)
mengatakan, situasi itu akan menaikkan biaya transportasi yang diturunkan ke
harga barang. Ketersediaan barang di beberapa daerah akan terganggu. Dengan pasokan
terbatas (karena gagal panendan barang susah didapat) serta biaya transportasi
meningkat maka harga kebutuhan pokok akan meningkat. Maka, penting bagi pemerintah
segera menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakatyang terdampak agar kebutuhan
masyarakat terpenuhi.
“Pemerintah juga harus sedia stok
dengan jumlah yang cukup. Beras di kantong-kantong Perum Bulog harus
diperbanyak jelang Lebaran agar masyarakat bisa mendistribusikan pendapatannya
di beberapa hari," papar dia. Peneliti Center of Reform on Economics (CORE)
Indonesia, Eliza Mardian, mengatakan momentum Puasa seperti saat ini,
permintaan pangan biasanya naik 20-30%. "Suplai tentu harus benar-benar
dijaga. Kalau suplai terlalu ketat, harga bisa meningkat," katanya. Dalam
rangka mengamankan ketersediaan dan harga pangan saat cuaca ekstrem, pemerintah
perlu melakukan langkah komprehensif. (Yetede)
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023