;

Saham Migas Tersulut Sangsi Rusia

Ekonomi Yuniati Turjandini 16 Jan 2025 Investor Daily (H)
Saham Migas Tersulut Sangsi Rusia
Pengenaan sanksi oleh Amerika Serikat terhadap perusahaan minyak Rusia, memicu kenaikan harga minyak dunia hingga mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir. Harga minyak yang diproyeksi naik terus hingga US$ 90 per barel, dipercaya akan menjadi bahan bakar saham-saham terkait komoditas tersebut untuk terus  menanjak, potensi peningkatan harga saham hingga 425 pun terbuka lebar, dengan analis merekomondasikan buy untuk saham migas. Pada awal pekan ini, harga minyak Brent naik US$ 1,25 (1,6%) menjadi US$ 81,01 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik U$ 2,25 (2,9%) menjadi US$ 78,82 per barel. Kenaikan tersebut membawa Brent mencatatkan  penutupan tertinggi sejak 26 Agustus 2024. Kedua acuan harga minyak itu tetap berada dalam overbought untuk dua hari berturut-turut. Analis Indo Premier Sekuritas Ryan Winipta dan Reggie Parengkuan memperkirakan, pergerakan harga minyak mentah kedepannya akan ditentukan oleh imbas pengenaan sanksi terhadap Rusia. Dengan harga minyak Bren diperkirakan  terus merangkak naik hingga US$ 90 per barel. (Yetede)
Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :