;

Gejolak Hidro-iklim Cuaca Ekstrim yang Dipicu Pemanasan Global

Lingkungan Hidup Yoga 14 Jan 2025 Kompas
Gejolak Hidro-iklim Cuaca Ekstrim yang Dipicu Pemanasan Global
Tahun 2025 dibuka dengan kebakaran hutan dan lahan terburuk yang menghancurkan perumahan mewah di kota Los Angeles, Amerika Serikat, karena api berkobar di lanskap yang kering setelah kekeringan berbulan-bulan. Bencana kebakaran terdahsyat di kawasan ini dalam sejarah tak bisa dilepaskan dari gejolak hidro-iklim, kontras cuaca ekstrem yang dipicu pemanasan global. Tahun 2024 telah terlewati dengan serangkaian bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem. Dimulai dari kekeringan berkepanjangan di Afrika bagian selatan dan Amerika Tengah di awal tahun. Bahkan, kekeringan berkepanjangan selama nyaris setahun itu telah menyebabkan permukaan air Sungai Amazon di Amerika Selatan mencapai titik terendah sepanjang masa.mKondisi kering di California Selatan itu pula yang memicu serangkaian kebakaran hutan dan lahan mematikan.

Kombinasi antara angin kencang dan kekeringan parah itulah yang kemudian membakar ribuan rumah dan bangunan lain di Los Angeles pada awal Januari 2025. Data National Integrated Drought Information System (NIDIS) di bawah Badan Atmosfer dan Kelautan AS (NOAA) menunjukkan, di awal tahun ini, tingkat kelembaban tanah di sebagian besar California Selatan berada di kisaran 2 persen terendah dalam catatan historis. Ming Pan, ahli hidrologi dari University of California-San Diego, dalam tulisannya di The Conversation pada Jumat  (10/1/2025) menunjukkan, wilayah California Selatan hanya mendapat sedikit hujan dari bulan Mei hingga September 2024. Sejak Oktober 2024, hujan yang diterima kurang dari 10 persen curah hujan rata ratanya. Wilayah ini seharusnya bisa memanen air dari hujan dan salju di akhir musim gugur dan musim dingin.

California Selatan selama ini bergantung pada lapisan salju Sierra untuk sekitar sepertiga pasokan air tawarnya. Namun, nyatanya mereka hanya mendapat guyuran salju lebih sedikit. Hal ini menyebabkan wilayah ini mengawali tahun air 2025 dengan cukup kering. Saat udara hangat dan kering, transpirasi, serta penguapan juga menyedot air dari tanaman dan tanah. Maka, ketika angin musiman Santa Ana yang kering berembus kencang di awal tahun ini melalui vegetasi kering itu, percikan api pun menyebar cepat sehingga memicu kebakaran hutan dan lahan terbesar sepanjang sejarah. Penelitian terbaru yang dipublikasikan di Nature Reviews Earth & Environment pada Kamis (9/1) menjelaskan tentang fenomena  hydroclimate whiplash atau ”gejolak hidro-iklim” yang memicu kebakaran hebat di California Selatan. (Yoga)
Tags :
#Bencana
Download Aplikasi Labirin :