;

Wisata Cantik ke Timur Tengah

Ekonomi Yoga 11 Jan 2025 Kompas
Wisata Cantik ke Timur Tengah
Wisata operasi untuk kecantikan terus tumbuh subur di Timur Tengah. Banyak negara Arab, khususnya Uni Emirat Arab, mengukuhkan diri sebagai tujuan baru bagi pencari layanan permak tubuh. Ada juga pasien dari Indonesia. Belakangan, pasiennya bukan hanya perempuan, banyak juga laki-laki Dalam sejarah Persia, operasi plastik sudah ada sejak 3.000 tahun sebelum Masehi. Tak mengherankan apabila kini Teheran tidak cuma dikenal sebagai ibu kota Iran. Teheran juga terkenal sebagai ”ibu kota operasi hidung dunia”. Seperti Iran, hal serupa terjadi di Uni Emirat Arab (UEA). Karena itu pula, popularitas praktik bedah kecantikan awet di Timur Tengah. UEA disebut pusat bedah plastik estetika di Timur Tengah. Dubai memiliki infrastruktur mapan, mengadopsi teknologi canggih, serta mempunyai pekerja profesional terampil. Mereka datang berkat keringanan pajak, ketersediaan pekerjaan, dan kualitas hidup yang baik.

Menurut Otoritas Kesehatan Dubai, UEA punya dokter bedah kosmetik per kapita tertinggi di kawasan, 50 dokter untuk satu juta orang. Tahun lalu, prosedur kosmetik yang paling populer adalah filler bibir, sedot lemak, microneedling, dan suntik botoks. Dokter Aiza Jamil, konsultan dermatologi di Mubadala Healthcare, Abu Dhabi, UEA, mengatakan, Timur Tengah telah menjadi tujuan utama perawatan kecantikan, estetika, dan kesehatan. Lokasinya pun di pintu gerbang antara Asia dan Eropa. ”Saya yakin banyak orang berbondong-bondong ke sini untuk mendapatkan penawaran kosmetik medis yang canggih dan pengalaman mewah, perpaduan yang tidak selalu dapat Anda temukan di tempat lain,” kata Jamil kepada Forbes, Oktober 2024. Mengutip kantor berita UEA, Emirates News Agency (WAM), Dubai menerima lebih dari 691.000 orang untuk wisata medis pada 2023.

Dubai juga merupakan kota yang paling multikultural di dunia karena ditinggali masyarakat dari sejumlah negara. Dokter Derrick Phillips, konsultan dermatologi dari Biolite Clinic, menambahkan, Dubai menerima beragam pasien dengan masalah klinis yang lebih luas. ”Kota ini jadi tujuan yang bagus untuk masalah kulit yang spesifik di wilayah tersebut serta negara-negara lain dengan kondisi atmosfer yang sama,” ucapnya. BeautyMatter dalam laporan bertajuk ”2024: Middle East Beauty Market Report” menyebutkan, pasar prosedur kosmetik di Timur Tengah dan Afrika diproyeksikan melejit. Dari 656,04 juta dollar AS pada 2021 menjadi 1,29 miliar dollar AS pada 2028. Pertumbuhan yang signifikan ini terjadi akibat perubahan ekonomi dan gaya hidup. Studi 2021 di The Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology mendapati, 63 persen melihat prosedur kosmetik perlahan mulai diterima masyarakat UEA. Sementara 20 persen tidak suka pada prosedur itu. (Yoga)
Download Aplikasi Labirin :