Peluang Cerah Pasar E-Commerce
Keputusan PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) untuk menutup bisnis e-commerce produk fisik awal tahun ini mencerminkan ketatnya persaingan di industri e-commerce Indonesia, yang membuat sulitnya mencetak keuntungan. Dimas Bayu, Head of Media and Communications BUKA, menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar perusahaan dapat fokus pada layanan produk virtual, yang dinilai lebih berpotensi menguntungkan dan memperkuat posisi mereka di ekosistem tersebut.
Langkah ini berbeda dengan strategi Tokopedia (GOTO), yang sebelumnya berkonsolidasi dengan TikTok, dan Blibli (BELI), yang terus berinovasi dengan teknologi seperti kecerdasan buatan dan strategi omnichannel. Direktur Utama GOTO, Patrick Walujo, tetap optimistis akan mencapai profitabilitas melalui strategi efisiensi hingga 2029, sementara CEO BELI, Kusumo Martanto, menekankan pentingnya inovasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Riset dari Google, Temasek, dan Bain & Company menunjukkan bahwa meskipun nilai pasar e-commerce Indonesia diproyeksikan mencapai US$150 miliar pada 2030, persaingan yang dipimpin oleh model bisnis baru seperti video commerce, terutama TikTok, semakin memperketat dinamika pasar.
Martha Christina, Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, menyoroti tantangan berat sektor e-commerce, dengan banyak pemain besar menghadapi kesulitan mencetak laba, termasuk penutupan JD.ID pada 2023. Namun, Paulus Jimmy dari Sucor Sekuritas menilai dampak keputusan BUKA terhadap sektor e-commerce secara umum minim, mengingat pangsa pasar mereka relatif kecil.
JP Morgan menyebut restrukturisasi BUKA sebagai potensi katalis positif untuk kinerja sahamnya dan saham induknya, EMTK. Di sisi lain, Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Celios, menegaskan bahwa strategi “bakar uang” masih menjadi kekuatan utama pemain e-commerce untuk menarik konsumen Indonesia yang sangat sensitif terhadap harga.
Langkah BUKA ini mencerminkan kebutuhan akan fokus dan efisiensi di tengah persaingan sengit dalam industri e-commerce Indonesia.
Tags :
#e-commercePostingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023