BKPM Kejar Realisasi Investasi 17 Perusahaan
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengejar realisasi komitmen pemindahan usaha atau relokasi sejumlah perusahaan ke Indonesia. Menurut Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan BKPM, Nurul Ichwan, ada 17 perusahaan dalam daftar tersebut dengan potensi nilai investasi US$ 37 miliar. Investasi dari perusahaan tersebut diperkirakan dapat menyerap 112 ribu tenaga kerja.
Untuk menarik komitmen investasi dari perusahaan-perusahaan tersebut, BKPM gencar melakukan komunikasi dengan para calon investor. Tim ini mengurusi kendala yang dialami investor serta menawarkan insentif, dari pembebasan pajak sementara (tax holiday), diskon pajak atau tax allowance, hingga fasilitas impor.
Menurut Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan Nurul Ichwan sebagai ketua Tim, saat ini sudah ada tujuh perusahaan yang berkomitmen memindahkan pabriknya ke Indonesia, salah satu di antaranya PT Meiloon Technology Indonesia. Investor lain yang akan memindahkan usahanya adalah Kenda Rubber.
BKPM juga melanjutkan pembicaraan dengan PT CDS Asia atau Alpan Lighting. Menurut Nurul, negosiasi melibatkan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Los Angeles agar produsen lampu tenaga surya ini mewujudkan komitmen investasinya. Hal serupa dilakukan pada LG Electronics untuk memindahkan pabriknya dari Korea Selatan ke Indonesia.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang telah mendata kawasan industri yang siap ditempati investor. Pemerintah juga menawarkan kawasan industri baru di Batang, Jawa Tengah. Di daerah tersebut terdapat lahan milik PT Perkebunan Nusantara IX yang bisa dimanfaatkan, sehingga harga lahan di kawasan tersebut bisa bersaing dengan Vietnam.
Agus menyatakan pola pembangunan serupa akan dilaksanakan di Subang, Jawa Barat. Pemerintah akan menyiapkan kawasan industri di atas lahan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023