;

Diharapkan Naik HPP Gabah Jadi Rp 7.000 Per Kg

Lingkungan Hidup Yoga 30 Dec 2024 Kompas
Diharapkan Naik HPP Gabah Jadi Rp 7.000 Per Kg

Sejumlah asosiasi dan organisasi petani berharap pemerintah menetapkan harga pembelian pemerintah gabah kering panen ditingkat petani pada 2025 sebesar Rp 7.000 per kilogram. Harapan tersebut merupakan respons atas rencana pemerintah menaikkan HPP GKP menjadi Rp 6.500-Rp 7.000 per kg. Pada Selasa (24/12/2024) Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan akan menyesuaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) di tingkat petani tahun depan. HPP GKP di tingkat petani yang semula Rp 6.500 per kg akan dinaikkan di kisaran Rp 6.500-Rp 7.000 per kg. Kisaran nilai HPP itu akan segera diusulkan kepada Presiden (Kompas, 27/12/2024). Menanggapi hal itu, Wakil Sekretaris Jenderal Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Zulharman Djusman, Sabtu (28/12), mengatakan, KTNAtelah mengusulkan HPP GKP di tingkat petani Rp 7.000 per kg.

Hal itu mengingat HPP GKP lama, yakni Rp 6.000 per kg, sudah tidak relevan karena biaya usaha tani telah meningkat. Berdasarkan hitungan KTNA, biaya usaha tani tanaman padi pada Agustus-Desember 2024 telah mencapai Rp 31,84 juta per hektar. Komponen biaya usaha tani tertinggi adalah sewa lahan, pengolahan tanah, dan pupuk. ”Biaya sewa lahan 1 hektar, misalnya, telah mencapai Rp 14 juta, mengikuti kenaikan harga tanah di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah menetapkan HPP GKP di tingkat petani Rp 7.000 per kg,” ujarnya ketika dihubungi dari Jakarta. Menurut Zulharman, biaya usaha tani tersebut belum mencakup analisis dampak kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen menjadi 12 persen. Kenaikan PPN itu sudah pasti berdampak pada sejumlah komponen biaya usaha tani, seperti obat-obatan pertanian untuk penanggulangan hama dan penyakit serta pupuk nonsubsidi. (Yoga)

Tags :
#Pangan
Download Aplikasi Labirin :