IHSG BEI Menanti Windows Dressing
Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menanti window dressing untuk menguatkan dan menepis maraknya sentimen negatif global. Kalangan analis memprediksi window dressing terjadi pada Desember mendatang. Window dressing adalah aksi memoles portfolio oleh fund manager, manajer investasi, dan investor institusi agar bisa berkinerja baik pada tutup tahun. Selama window dressing, terjadi aksi borong saham, sehingga bakal mendongkrak IHSG. Pekan lalu, indeks turun hingga ke level 7.195. Pada pekan ini atau terakhir pada November, IHSD diperkirakan masih fluktuatif untuk mencoba tetap bertahan di atas level 7.150. "Belum tampak indikasi window dressing hingga akhir November 2024. Oleh sebab itu, IHSG diperkirakan masih bergerak fluktuatif dalam rentang 7.150-7.230 pada pekan ini," kata Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan. Valdy mengungkapkan, kondisi eksternal memicu capital outflow dari pasar modal Indonesia. Hal itu membuat momentum window dressing yang biasanya terjadi pada dua bulan terakhir di penghujung tahun belum terlihat. (Yetede)
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
26 Jun 2025
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
24 Jun 2025
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
23 Jun 2025
Pasar Dalam Tekanan
23 Jun 2025
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023