Adu Cepat Prabowo Subianto dan Jokowi di Food Estate
KANDANG tim balap berukuran dua kali rumah dua tingkat tipe 120 itu berdiri megah di tanah lapang yang belum lama diuruk di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Stiker jumbo yang tertera di sudut atas sudah cukup menjelaskan siapa pemiliknya: Jhonlin Racing Team, tim off-road milik pengusaha tambang Andi Syamsuddin Arsyad yang dikenal dengan panggilan Haji Isam. Ahad siang itu, 1 September 2024, penampakan bangunan portabel tersebut paling mentereng di antara puluhan ekskavator yang terparkir di tepi jalan penghubung Kampung Wanam dengan Wogikel. Dua unit Toyota FJ Cruiser warna krem dan biru pastel terparkir di sisi kanan paddock, berbaris dengan satu unit off-road buggy car—satu-satunya kendaraan yang dibungkus sarung mobil. Tak ada pelat nomor yang terpasang pada kendaraan tersebut.
“Ditaruh di sini saja, off-road enggak bisa jalan karena masuk ke sana 400 meter jalannya ambles, tenggelam dalam rawa,” kata Manajer Survei PT Jhonlin Group Willy Wing Wiryawan ketika ditemui Tempo di belakang paddock. Tim JRT—sebutan Jhonlin Racing Team—datang ke Wanam memang bukan untuk balapan. Jhonlin Group tengah membuka lahan untuk pembangunan jalan sepanjang 135,5 kilometer yang akan menjadi bagian dari infrastruktur pendukung proyek food estate di Merauke. Agar jalan bisa dibangun, pohon-pohon di area hutan rawa tersebut dibabat. Batang pohon kemudian ditumpuk dan diuruk untuk mengeraskan tanah. Dua kanal selebar kurang-lebih 5 meter juga dibangun memanjang di sisi kiri dan kanan lahan untuk mengeringkan lahan basah. Bau rawa masih menyengat di area yang baru dibuka pada 5 Agustus 2024 tersebut.
Menurut Willy, pekerjaan konstruksi kali ini amat menantang. Saban hari belasan ekskavator tenggelam di rawa. “Butuh beberapa hari untuk mengeluarkannya,” ujarnya. Jooyoung Lee, koordinator program cetak sawah Jhonlin Group, mengawal langsung pekerjaan tersebut. Proyek penyiapan sarana dan prasarana food estate Merauke ini, kata dia, menggunakan duit Haji Isam, yang mendapatkan tugas negara dari Menteri Pertahanan sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto.Makanya sekarang kami diminta start dengan segera memulai pembangunan infrastruktur,” tutur Lee, yang tiba tak berselang lama ketika Tempo berbincang dengan Willy. "(Yetede)
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023