Saham Lapisan Kedua Mulai Tersisih
Saham lapis kedua (second liner) yang sebelumnya sempat menguat kini mulai tertekan, seiring meningkatnya ketidakpastian pasar. Contohnya, saham Grup Bakrie seperti PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang mengalami koreksi setelah kenaikan signifikan. Selain itu, IDX SMC Composite juga menunjukkan tekanan serupa. Hal ini diiringi oleh nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia yang menurun menjadi sekitar Rp 10 triliun, dibandingkan rata-rata tahunan Rp 12,8 triliun.
Oktavianus Audi, VP Marketing, Strategy and Planning Kiwoom Sekuritas Indonesia, menyatakan pasar sedang wait and see karena pengaruh ketidakpastian global, seperti hasil Pilpres AS dan kebijakan suku bunga. Sementara itu, saham-saham big cap yang sudah terdiskon dari nilai intrinsiknya kembali menarik perhatian investor.
Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, mencatat bahwa aliran dana juga mengarah pada saham-saham IPO, seperti PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) yang terus mencatatkan kenaikan signifikan. Di tengah sentimen ini, ia merekomendasikan strategi membeli saham blue chip yang oversold atau memiliki valuasi terdiskon. Saham sektor keuangan, bahan baku, konsumer, dan energi seperti BMRI, BBCA, BRIS, ICBP, dan ADMR dianggap menarik untuk diakumulasi dengan pendekatan dollar-cost averaging.
Untuk investor jangka pendek, peluang window dressing pada Desember bisa dimanfaatkan untuk meraih keuntungan dari potensi rally pasar. Namun, Audi mengingatkan, untuk saham second liner, investor perlu mencermati momentum pergerakan harga dan berinvestasi dengan strategi jangka pendek. Dengan kondisi pasar saat ini, saham blue chip tetap menjadi opsi utama untuk mengurangi risiko.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Duo Investor Raksasa Dibalik RS Hermina
26 Jun 2025
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
23 Jun 2025
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
23 Jun 2025
ICBP–INDF Tebar Dividen Besar
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023