Pembiayaan Ekonomi Butuh US$600 Miliar
Indonesia bertekad untuk mempercepat industrialisasi melalui penghiliran sumber daya alam, seperti nikel, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam sambutannya di APEC CEO Summit di Peru, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan pentingnya mengolah sumber daya Indonesia dan menargetkan investasi sekitar US$600 miliar untuk sektor ini. Prabowo juga menekankan komitmen Indonesia untuk melindungi investasi dan menciptakan kondisi ekonomi yang menguntungkan. Keberhasilan penghiliran nikel telah terbukti meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Timur Indonesia, seperti Maluku dan Papua, meski tantangan dalam mengurangi kemiskinan tetap ada. Pemerintah juga tengah mengkaji insentif untuk mendukung penghiliran industri, termasuk tax holiday dan tax allowance, dengan tujuan mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, sesuai dengan target Presiden yang menginginkan laju pertumbuhan sekitar 8%.
Postingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023