;

Swasembada didulang oleh konsolidasi BUMN

16 Nov 2024 Kompas
Swasembada didulang oleh konsolidasi BUMN

Kementerian BUMN dan Kementerian PU akan mengonsolidasikan unit-unit usaha BUMN di sektor karya bertransformasi ke bisnis pangan guna mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, sebagai langkah mendukung program swasembada pangan, unit-unit bisnis BUMN yang selama ini punya fokus bisnis di sektor karya akan berkonsolidasi mengerjakan penugasan lain yang berkaitan dengan sektor pangan. ”Salah satu (yang jadi pembicaraan dengan Kementerian PU) tadi, unit-unit yang memang fokus di karya akan coba kami konsolidasikan untuk penugasan yang mendukung swasembada pangan,” ujar Erick seusai pertemuan dengan Menteri PU Dody Hanggodo di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (15/11).

Pernyataan Erick sekaligus mengonfirmasi surat edaran dari Kementerian BUMN soal rencana perubahan bisnis PT Indra Karya (Persero), PT Yodya Karya (Persero), dan PT Virama Karya (Persero) yang ditujukan untuk jajaran direksi ketiga unit usaha BUMN karya. Ketiga perseroan semula bergerak di bidang layanan konsultan engineering dan konstruksi. Berdasarkan surat edaran yang diterima Kompas, Indra Karya bertransformasi untuk melakukan bisnis di sektor produk sawit, sementara Yodya Karya dan Virama Karya akan menjalankan bisnis di sektor komoditas beras.

Erick menambahkan, BUMN raksasa seperti PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero)juga tidak akan luput dari penugasan untuk mendukung program swasembada pangan. ”Jadi, bagaimana agar subsidi (energi) menjadi lebih tepat sasaran, itu juga akan mendukung program swasembada pangan,” kata Erick. Kendati demikian, fungsi utama dari BUMN karya juga perlu diperkuat karena infrastruktur adalah aspek terpenting dalam mendukung swasembada pangan. Infrastruktur yang baik, dapat menekan biaya logistik di berbagai sektor, termasuk pelabuhan, bandara, jalan tol, bangunan, dan jalan di perkotaan. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :