Mengatasi kemiskinan di NTT
Dalam pidato pelantikannya sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia harus mencapai swasembada pangan dan energi secepat-cepatnya. Bahkan, Prabowo mendeklarasikan bahwa Indonesia ”siap menjadi lumbung pangan dunia”. Komitmen Prabowo itu seperti bersahutan dengan Muhammadiyah yang dalam peringatan hari lahirnya ke-112 pada 18 November 2024 ini mengangkat tema ”Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Muham-madiyah juga memilih tempat di Kupang, NTT, untuk kegiatan tanwir pada 4-6 Desember 2024 dan mengangkat tema yang sama. Data BPS tahun 2023 menunjukkan, NTT adalah provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi ketiga di Indonesia, yaitu 19,96 %, disebabkan oleh lahan kering yang tak mendukung pertanian.
Persoalan yang menyebabkan kemiskinan di NTT, di antaranya, adalah kekeringan. Inilah yang kemudian membuat pemerintahan Jokowi meyakini, kunci untuk mengatasinya adalah air. Maka, dalam 10 tahun pemerintahannya, Jokowi membangun enam bendungan besar, yaitu Bendungan Temef di Timor Tengah Selatan, Bendungan Mbay Lambo di Nagekeo, Bendungan Manikin di Kupang, Bendungan Napun Gete di Sikka, Bendungan Raknamo di Kupang, dan Bendungan Rotiklot di Belu. Meski pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kemiskinan, termasuk di NTT, angka kemiskinan kita masih cukup tinggi dan gap antara yang kaya dan miskin masih jauh.
Problem ini memang tak bisa diselesaikan hanya dengan infrastruktur dan tidak cukup dengan membangun food estate. Kemiskinan itu banyak terkait persoalan struktural dan kultural. Pengentasan warga dari kemiskinan tak bisa selesai dengan charity dan bantuan sosial. Diperlukan upaya yang bersifat struktural, seperti dengan penguatan demokrasi dan pemberantasan korupsi. Di Indonesia, mereka yang hidupnya miskin itu justru banyak bekerja sangat keras. Mereka bekerja 24 jam sehari dan ujuh hari penuh dalam setiap minggu. Sistem nasional dan global telah membuat mereka tidak bisa bangkit dari kemiskinannya. (Yoga)
Postingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023