Dinamika Dinasti Politik di Senayan
INDONESIA Corruption Watch atau ICW mencatat 174 anggota Dewan Perwakilan Rakyat berkerabat dengan elite partai politik. Selain terafiliasi dengan para petinggi partai, 30 persen legislator memiliki hubungan keluarga dengan kepala daerah. Peneliti ICW, Yassar Aulia, mengatakan maraknya dinasti politik di Senayan membuat fungsi pengawasan tidak efektif. Fenomena dinasti politik akan membuka celah tindak pidana korupsi. “Di Indonesia, partai politik kerap memberikan instruksi secara top-down kepada kader-kadernya,” kata Yassar di Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2024.
Dinasti politik anggota DPR tersebar di banyak partai. Di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, setidaknya empat anggota keluarga Sukarno menjadi anggota DPR. Di antaranya Ketua DPR Puan Maharani dan Hendra Rahtomo atau Romy Soekarno. Romy duduk di kursi DPR setelah PDIP menggeser dua calon legislator peraih suara di atasnya, yaitu Sri Rahayu dan Arteria Dahlan. Sekuat Tenaga Mengamankan FufufafaAnak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Prananda Paloh, juga terpilih sebagai anggota DPR. Di Partai Demokrat, anak bungsu Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono, kembali terpilih sebagai anggota DPR. Ipar Susilo Bambang Yudhoyono, Bramantyo Suwondo, juga menjadi anggota DPR. (Yetede)
Tags :
#HukumPostingan Terkait
Kerjasama Bilateral Indonesia-Korsel
29 Jun 2025
RI Kembangkan Industri Pesawat Amfibi
28 Jun 2025
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023