;

Pilpres AS: Investasi AS Dibayangi Kebijakan Trump

Ekonomi Hairul Rizal 08 Nov 2024 Bisnis Indonesia
Pilpres AS: Investasi AS Dibayangi Kebijakan Trump

Indonesia menghadapi tantangan dalam menarik investasi asing langsung, terutama dari Amerika Serikat (AS), di bawah kebijakan proteksionis "America First" yang diusung oleh Presiden Donald Trump. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengungkapkan kekhawatirannya tentang potensi penurunan investasi AS ke luar negeri, mengingat kebijakan Trump yang lebih memprioritaskan pembangunan ekonomi domestik AS. Hal ini berpotensi memengaruhi Indonesia, karena AS merupakan mitra ekonomi penting, terutama dalam sektor energi dan industri hijau.

Meski demikian, Rosan menambahkan bahwa Indonesia terus berupaya untuk menarik investasi, termasuk dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan AS seperti ExxonMobil yang tertarik pada teknologi carbon capture and storage (CCS) dan energi bersih. Pemerintah Indonesia juga menargetkan investasi langsung sebesar Rp13.528 triliun untuk periode 2025–2029 guna mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Selain itu, Indonesia juga berfokus pada sektor hilirisasi, seperti yang terlihat dalam sinergi antara Freeport Indonesia dan Antam untuk meningkatkan produksi logam mulia dan mengurangi ketergantungan pada impor. Inisiatif ini diharapkan bisa memberikan nilai tambah lebih besar bagi ekonomi domestik, menciptakan lapangan kerja, dan menghemat devisa negara.

Meskipun ada kekhawatiran terkait kebijakan Trump, langkah-langkah strategis pemerintah Indonesia dalam mempercepat reformasi regulasi, memperluas kemitraan dengan negara non-tradisional, dan mengembangkan sektor hilirisasi diharapkan dapat menjaga daya tarik investasi dan memperkuat ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.



Download Aplikasi Labirin :