IKN Nusantara: Dampak Perubahan Status Bandara di Ibu Kota Baru
Perubahan status Bandara Nusantara di Ibu Kota Negara (IKN) dari VIP menjadi bandara komersial telah menjadi perhatian berbagai pihak, terutama mengingat adanya dua bandara terdekat, yaitu Bandara Balikpapan dan Samarinda. Meskipun pemerintah menjamin bahwa status baru ini tidak akan mengganggu operasional kedua bandara tersebut, ekonom Purwadi dari Universitas Mulawarman mengkhawatirkan potensi persaingan yang tidak sehat di sektor penerbangan, yang bisa menyebabkan salah satu bandara mengalami penurunan trafik penumpang.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, Iwan Novi Hantoro, menyatakan komitmennya untuk memperkuat posisinya sebagai hub utama dengan meningkatkan fasilitas dan layanan. Di sisi lain, Kepala UPBU APT Pranoto Samarinda, Maeka Rindra Hariyanto, berfokus pada peningkatan kualitas layanan bagi penumpang. Namun, pengamat transportasi Bambang Haryo Soekartono menegaskan perlunya perhatian terhadap aspek keselamatan dan keamanan di Bandara IKN, mengingat masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki, seperti kondisi landasan yang berisiko.
Secara keseluruhan, meskipun pemerintah berupaya untuk mengembangkan infrastruktur dan layanan bandara, tantangan dalam perencanaan yang komprehensif dan potensi dampak terhadap bandara lain tetap menjadi perhatian utama.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023