100 Hari Kerja: Pembenahan Aturan Jadi Fokus
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyadari adanya peraturan dan perizinan yang menghambat kemajuan di sektor ESDM, terutama dalam mencapai target lifting minyak dan gas bumi. Bahlil menegaskan bahwa penataan aturan dan perizinan akan menjadi prioritas dalam 100 hari pertama pemerintahannya, dengan tujuan untuk mengatasi tumpang tindih regulasi yang menyulitkan eksplorasi dan pengembangan.
Bahlil juga berencana bekerja sama dengan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung untuk meningkatkan kinerja internal kementerian dan mengevaluasi kebijakan yang ada. Ia mengakui bahwa meskipun proses perizinan sudah lebih baik, masih ada kebutuhan untuk memperbaiki tingkat pelayanan agar lebih efisien. Peneliti dan praktisi industri menilai bahwa upaya Bahlil sejalan dengan misi pemerintah untuk mengurangi korupsi dan meningkatkan investasi.
Kendala kompleksitas perizinan di sektor hulu migas yang melibatkan banyak kementerian masih menjadi tantangan besar. Diharapkan, dengan perbaikan regulasi dan kolaborasi antar kementerian, kontribusi sektor hulu migas terhadap perekonomian nasional dapat terus meningkat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kementerian ESDM dapat menciptakan iklim investasi yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Tags :
#Kebijakan PemerintahPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023