Kementerian Berganti ASN pun Gamang
Suasana gamang menyelimuti sebagian ASN tatkala kementerian yang menjadi tempat mereka bernaung diubah atau dipisahkan. Perubahan dan adaptasi kementerian baru diperkirakan membutuhkan waktu yang tidak singkat, hingga 1-2 tahun. Kabinet pemerintahan Prabowo memiliki 48 kementerian, bertambah 14 kementerian dari kabinet pemerintahan Jokowi, dimana 21 kementerian merupakan pemecahan dari sembilan kementerian pada periode sebelumnya. Demas (bukan nama sebenarnya), pegawai Kemenko Kemaritiman dan Investasi, tengah menunggu kepastian statusnya setelah nomenklatur kementerian itu dihilangkan. Ada dua kemenko yang baru dibentuk, yakni Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan serta Kemenko Pangan.
Informasi awal, ia bakal dipindahkan ke salah satu kemenko yang baru terbentuk. Keputusan finalnya, menunggu informasi resmi dari Kementerian PAN RB. ”Sesuai arahan, pegawai Kemenko Kemaritiman dan Investasi akan menjadi pegawai Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,” kata Demas saat dihubungi, Kamis (24/10). Sebagian fungsi sumber daya maritim dan lingkungan hidup akan dipindahkan ke Kemenko Pangan. Sementara, fungsi infrastruktur maritim dan konektivitas maritim melebur di Kemenko Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah. Gedung Kemenko Kemaritiman dan Investasi di Jalan MH Thamrin, Jakarta, bakal digunakan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah.
Demas mengungkapkan, dari pengalaman yang lalu, saat pembentukan Kemenko Kemaritiman dan Investasi, perubahan organisasi atau nomenklatur kementerian membutuhkan proses yang cukup lama dan biaya yang tak sedikit. ”Costly, bisa satu tahun hanya membereskan organisasi, lalu tiga tahun bekerja, dan satu tahun kemudian persiapan pemilu lagi,” ujar Demas. Kegalauan juga dirasakan ASN lainnya. Anggrek, sebut saja demikian, adalah pegawai Kementerian Koperasi dan UKM. Instansi tempat dia bekerja bertahun-tahun dipecah menjadi dua, yakni Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM. Menurut Anggrek, hingga saat ini belum ada arahan apa pun yang diterima pegawai. ”Kami hanya diminta untuk menyesuaikan diri,” ujarnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023