;

Sabut Kelapa Sebagai Media Tanam dan Plapis Dinding Konstruksi Jalan di China dan Indonesia

Lingkungan Hidup Yoga 09 Oct 2024 Kompas
Sabut Kelapa Sebagai Media Tanam dan Plapis Dinding Konstruksi Jalan di China dan Indonesia
Pada 13 Desember 2023, Xinhua, salah satu kantor berita di China, mengupas upaya Pemerintah China memulihkan vegetasi areal pertambangan dan padang rumput di Desa Gaerma, Kota Tangke, Ruoergai, Provinsi
Sichuan. Area perbukitan berpasir dan berbatu itu disulap menjadi padang rumput dengan selimut atau jaring sabut kelapa. Dalam waktu sekitar 6 bulan, 8 Maret-23 Agustus 2023, areal tersebut sudah ditumbuhi rumput. Proses perubahan kawasan pasir berbatu itu menjadi padang rumput itu terbingkai dalam foto cerita. Hal itu mulai dari kawasan yang gersang, pemasangan selimut sabut kelapa dan tunas rumput, hingga terciptanya
kembali vegetasi rumput. 

Xinhua menyebutkan, selimut berbahan sabut kelapa memiliki struktur kompak dan ketahanan korosi yang kuat. Selimut itu secara efektif dapat menghambat erosi tanah sekaligus memiliki efek perlindungan lereng yang sangat baik. Selain itu, selimut sabut kelapa juga dapat terurai secara hayati menjadi pupuk organik setelah ”menyelesaikan misinya”. Upaya itu merupakan salah satu perwujudan program Perlindungan dan Restorasi Padang Rumput yang digulirkan Pemerintah China pada 30 Maret 2021. Melalui program itu, China ingin mewujudkan peradaban ekologis Tiga Sungai dalam rangka penyelamatan vegetasi padang rumput
di dataran tinggi hulu Sungai Kuning, Lancang, dan Yangtze. Padang rumput merupakan bagian penting dari ekosistem, pengisian ulang air tanah, serta sumber hidup para peternak dan penggembala.

Oleh karena itu, program Perlindungan dan Restorasi Padang Rumput itu bakal digulirkan hingga tahun 2035
dengan target tutupan vegetasi padang rumput minimal 60 persen. Serupa tetapi tak sama, Indonesia pernah mencoba memanfaatkan selimut sabut kelapa untuk mencegah erosi dan tanah longsor, serta membuat tanggul pantai. Pada 2015, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Cilacap memasang jaring pengaman longsor berbahan baku sabut kelapa di Desa Pengadegan, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah.
Pada 2017, sejumlah dosen Program Studi Oseanografi Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung merintis pembuatan tembok laut berbahan sabut kelapa di pesisir Desa Karang jaladri, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Proyek percontohan tanggul laut berbahan itu direalisasikan pada
2018. Tanggul laut sepanjang 20 meter dipadukan dengan material ramah lingkungan lain, seperti karung goni dan jaring bekas nelayan. (Yoga)
Download Aplikasi Labirin :