Fondasi Solid Peserta PBI JKN
Pemerintah Presiden Jokowi telah membangun fondasi solid di program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Ini terlihat pada besarnya jumlah peserta program ini mencapai ini yang mencapai 277 juta atau 98,67% dari total penduduk. Kini, waktunya Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka melanjutkan program ini dengan beberapa penyempurnaan. Salah satu yang mendesak adalah penambahan program peserta bantuan iuran (PBI) yang kini baru mencapai 96,8 juta. Padahal dalam, Perpres No.36 Tahun 2023, kuota PBI tahun 2024 diamanatkan mencapai 113 juta. Dengan begini makin banyak masyarakat miskin yang bisa mengakses program JKN. Pemerataan layanan kesehatan akan terjadi dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat. Ini menjadi salah satu modal untuk menggenjot produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Terlepas dari itu, perkembangan JKN dalam 10 tahun terkakhir cukup impresif. Bahkan Indonesia menjadi negara tercepat yang mencapai cakupan kesehatan semesta (universal health coverage/UHC) yakni 10 tahun. bandingkan dengan Korea Selatan (Korsel) yang memerlukan 12 tahun untuk mencapainya. (Yetede)
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023