;

Cadangan Pangan RI yang Bersifat Dadakan dan Temporer

Lingkungan Hidup Yoga 05 Oct 2024 Kompas
Cadangan Pangan RI yang Bersifat Dadakan dan Temporer
Cadangan pangan merupakan salah satu kekuatan vital sebuah negara. Cadangan pangan menjadi tolok ukur kemampuan sebuah negara mengendalikan harga dan memberi makan rakyatnya. Tidak mengherankan jika pada 27 April 1952, Presiden Soekarno melontarkan pernyataan profetik, ”urusan pangan adalah hidup-matinya sebuah bangsa”. Sudah 72 tahun pernyataan itu terlontar, Indonesia masih tertatih-tatih membangun cadangan pangan. Kendati pemerintah mengklaim mulai berhasil membangun cadangan pangan, cadangan pangan itu masih bersifat dadakan dan temporer.

Disebut dadakan lantaran setiap kali produksi suatu komoditas pokok di dalam negeri bermasalah, impor selalu menjadi solusinya. Bersifat temporer karena selalu berpegang pada produksi dan konsumsi pangan dalam setahun. Dalam sebuah diskusi dua tahun lalu, Badan Pusat Statistik menyebutkan rerata daya tahan stok beras akhir tahun Indonesia hanya mampu memenuhi konsumsi masyarakat selama 1-3 bulan ke depan. Kalau stok beras akhir tahun China, rata-rata bisa untuk memenuhi kebutuhan 8-9 bulan ke depan, Pakistan sekitar 6 bulan, dan India 3-4 bulan (Kompas, 17/12/2022). Itu baru bicara beras. Belum cadangan pangan lain yang kerap memunculkan persoalan tahunan, seperti kedelai, bawang putih, dan gula yang mayoritas pemenuhannya dari impor.

Bahkan, Indonesia, negara produsen minyak sawit mentah nomor satu dunia, pernah mengalami kelangkaan minyak goreng sawit. Bagaimana dengan sejumlah negara lain? Pada 2020, Indonesia Food Security Review (IFSR) mencatat, negara dengan daya tahan cadangan pangan terkuat adalah Amerika Serikat, yakni 1.068 hari (35,6 bulan). Urutan kedua ditempati China dengan daya tahan cadangan pangan 681 hari (22,7 bulan). ”Kami ingin Indonesia memiliki cadangan pangan dengan daya tahan lama seperti sejumlah negara lain. Kuncinya pada produksi pangan pokok dalam negeri, pendanaan cadangan pangan pemerintah. dan perkuatan sarana-prasarana logistik,” kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Selasa (24/9/2024). (Yoga)
Tags :
#Pangan
Download Aplikasi Labirin :