Batalyon Penyangga Daerah Rawan dibentuk TNI untuk Ketahanan Pangan
TNI meresmikan lima Batalyon Infanteri atau Yonif Penyangga Daerah Rawan di Papua. Tidak hanya mengatasi ancaman dan mendorong pembangunan masyarakat, batalyon ini juga punya tugas dan peran untuk mendukung ketahanan pangan. ”Pada kesempatan ini saya meresmikan lima Batalyon Penyangga DaerahRawan yang nanti akan di-deploy di wilayah Papua,” kata Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, di Monas, Jakarta, Rabu (2/10/2024). Agus mengungkapkan, Yonif Penyangga Daerah Rawan (PDR) ini memiliki tugas dan peran yang spesifik. Untuk itu, batalyon ini membutuhkan keterampilan dan kemampuan kolaborasi yang berbeda dibandingkan dengan satuan TNI lainnya. ”Tugas dan peran yang lebih spesifik, termasuk mendukung ketahanan pangan, menangani ancaman keamanan dan mendorong pembangunan masyarakat,” katanya menjelaskan. Gagasan Prabowo Subianto Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menambahkan, pembentukan Yonif Penyangga Daerah Rawan merupakan gagasan dari Menteri Pertahananan (Menhan) yang juga presiden terpilih Prabowo Subianto.
”Saya kira ini ide (Yonif Penyangga Daerah Rawan) dari Pak Menhan (Prabowo Subianto) sangat luar biasa sehingga nanti mereka membantu di daerah-daerah tersebut, bisa dalampertanian, peternakan, dan juga keseharian mereka, apa yan bisa dibantu,” tuturnya/ Komandan Pasukan Pengamanan Presiden 2010-2020 itu meyakini, dengan adanya Yonif PDR itu perekonomian masyarakat akan berputar lebih cepat. Dengan anggota 1.000 orang per batalyon, misalnya, uang yang berputar di daerah itu bisa mencapai Rp 5 miliar. Uang tersebut berasal dari penghitungan gaji para prajurit TNI yang bertugas di Yonif PDR. ”Kegiatan informal di sana, mulai dari tukang jahit, tukang cukur, akan tumbuh di sana,” ujar Maruli. Lima daerah Agus Subiyanto menjelaskan, kelima Yonif PDR itu akad ditempatkan di lima daerah di Papua. Menurut rencana, Yoni PDR itu akan bekerja sama dengan Kementerian Pertania dan masyarakat setempat untuk menanam komoditas pangan utama, salah satunya padi. (Yoga)
”
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023