AI Menyimpan Potensi Bagi RI
Indonesia berpotensi menjadi salah satu Negara yang bisa menjadi pusat investasi untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di dunia. Selain ditopang jumlah penduduk yang mencapai 282,74 atau terbesar keempat pada pekerjaan korporasi berbagai sektor dan perusahaan rintisan (startup) yang jumlahnya diatas 2600-an guna meningkatkan produksitivitas.Pada April 2024, menurut Statista (lembaga riset pasar dan konsultan industry global Jerman), dari jumlah penduduk dunia 8 miliaran jiwa, sekitar 282,74 juta tinggal di Indonesia. Dengan populasi yang banyak, Indonesia punya potensi pasar besar secara ekonomi, termasuk ekonomi digital dan pengembangan teknologi AI. Inovasi dan adopsi teknologi seluler generasi kelima (5G) dan AI pun memiliki peran penting dalam lanskap bisnis global terkini, termasuk Indonesia. Namun masih menurut data Statista investasi (pending) Indonesia terhadap kebutuhan solusi AI tahun 2022 masih reltif kecil sekitar Rp 1,38 triliun. Pada 2027, nilainya naik lebih dua kali lipat menjadi Rp 5,26 triliun. (Yetede)
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023