Jokowi pada Pekan ini Meresmikan Produksi Awal dari Tiga Smelter Sekaligus
RESIDEN Joko Widodo pada pekan ini meresmikan produksi awal dari tiga smelter sekaligus. Ia meresmikan dua smelter tembaga dan satu smelter bauksit dalam sisa masa jabatan yang tak sampai sebulan. Ketiganya adalah smelter tembaga dan pemurnian logam mulia PT Amman Mineral Internasional Tbk, smelter tembaga PT Freeport Indonesia, serta injeksi bauksit perdana Smelter Grade Alumina Refinery PT Borneo Alumina Indonesia.
Tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan 53 proyek smelter dengan investasi mencapai US$ 19,9 miliar. Jokowi mengatakan Indonesia telah memasuki babak baru sebagai negara industri melalui sejumlah pembangunan infrastruktur pendukung penghiliran sumber daya alam.
Adapun Direktur Next Policy Yusuf Wibisono menilai dampak ekonomi dari smelter yang ada masih minim. Misalnya yang terjadi pada smelter nikel. Pelarangan ekspor bijih nikel membuat pasokan di pasar domestik melimpah dan harganya jatuh di bawah harga internasional. Imbasnya, penerimaan royalti menurun. Sebagian besar investasi di penghiliran juga mendapat tax holiday sehingga penerimaan pajak perusahaan minim. (Yetede)
Tags :
#PertambanganPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
09 Feb 2026
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
02 Feb 2026
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
25 Jun 2025
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023