Invasi asing di Startup Berbahaya
Jika tren invasi asing dibiarkan, booming ekonomi digital baik e-commerce maupun fintech bakal direbut investor asing. Hal ini berisiko memperlebar defisit transaksi berjalan dan memperlemah kurs rupiah.
Bhima Yudistira menyatakan invasi asing berbahaya, untuk jangka pendek misalnya, hal ini disebabkan oleh keterbatasan dana modal ventura dalam negeri. Adapun investor asing hanya mengejar valuasi, ketika perusahaan mencapai puncaknya maka mereka akan melepaskan kepemilikannya dan mendapatkan capital gain.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023