The Fed yang Menurunkan Suku Bunga Sangat Besar
Pasar saham di Asia Pasifik dilaporkan menguat pada Jumat (20/09/2024), dipimpin indeks Nikkei 225 Jepang. Penguatan ini terjadi menyusul lonjakan Wall Street semalam, pasca pengumuman The Fed yang menurunkan suku bunga sangat besar, yakni 50 basis poin. Di sisi lain, Bank of Japan (BOJ) dan People's Bank of China (PBOC) sama-sama tidak mengubah suku bunga pada Jumat. Tercatat, bank sentral Jepang mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 0,25% -sebagai suku bunga tertingginya sejak 2008- pada akhir pertemuan dua hari, Jumat. Sedangkan bank sentral China tidak mengubah suku bunga dasar pinjaman satu tahun- yang mempengaruhi pinjaman korporasi dan rumah tangga-pada 3,35% dan Loan Prime Time (LRP) tenor lima tahun- untuk acuan suku bunga KPR-pada 3,85%. Meskipun keputusan ini sejalan dengan perkiraan jajak pendapat Reuters, sebagian besar ekonom melihat ada kenaikan suku bunga BOJ pada akhir tahun. (Yetede)
Postingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
28 Jun 2025
Melonjaknya Rekening Macet Pinjaman Daring
24 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
23 Jun 2025
Pasar Dalam Tekanan
23 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023