;

Percepatan Pembangunan Angkutan Perkotaan dengan Kolaborasi

Ekonomi Yoga 18 Sep 2024 Kompas (H)
Percepatan Pembangunan Angkutan Perkotaan dengan Kolaborasi
Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada Selasa (17/9/2024) ini menjadi momentum untuk melihat perkembangan pembangunan angkutan di perkotaan Indonesia yang tengah tumbuh pesat. Sejauh ini, sudah ada 22 kota yang memiliki program angkutan modern berbasis skema buy the service (BTS) atau pembelian layanan per kilometer sesuai standar pelayanan minimal. Dengan bantuan dari pemerintah pusat lewat Kementerian Perhubungan ataupun dari Anggaran Pendapatan dan Be lanja Daerah (APBD), layanan bus modern ini telah memberikan perubahan positif pada kota. Namun, tren pertumbuhan penggunaan kendaraan bermotor pribadi masih jauh lebih tinggi daripada pembangunan angkutan umum massal perkotaan. Di banyak kota, kemacetan telah menjadi pengalaman rutin bagi warganya.

Selain itu, pembangunan angkutan perkotaan juga masih berfokus di Indonesia bagian barat dan tengah, dengan konsentrasi utama tetap di Jawa. Kota-kota di Indonesia bagian timur masih belum tersentuh penataan. Padahal, sistem transportasi publik perlu dibangun sedini mungkin dengan mempertimbangkan kalkulasi pertumbuhan kota. Dengan demikian, berbagai masalah akibat buruknya sistem transportasi umum kelak dapat dihindari. Pada 2022, Presiden Joko Widodo menekankan jika angkutan massal perkotaan menjadi satu keharusan yang diintensifkan. Pendapat Presiden itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

”Dalam catatan (kami), kerugian secara kumulatifjika angkutan massal itu tidak dilakukan paling tidak Rp 100 triliun dalam masa satu tahun,” kataBudi (Kompas.id, 3/11/2022). Fakta lainnya, pembangunan angkutan perkotaan modern yang dirintis sejak dua dekade terakhir tak selalu mampu bertahan. Di Kota Jambi, inisiatif pemerintah kota setempat mengelola bus Koja Trans hanya bertahan dua tahun. Isu pembiayaan, pengembangan usaha, integrasi antarangkutan umum, terdampak pandemi Covid-19, serta bagaimana menarik minat warga untuk menggunakan angkutan umum disebut penyebab Koja Trans berhenti beroperasi. (Yoga)
Tags :
#Transportasi
Download Aplikasi Labirin :