10 Tahun Jokowi: Pembangunan Berbasis Pinggiran
Selama 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, pemerataan ekonomi di Indonesia mengalami kemajuan signifikan. Kebijakan hilirisasi sumber daya alam dan pembangunan proyek strategis nasional, seperti Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di luar Jawa, terutama di Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara.
Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi, mencapai 20,49% pada 2023, berkat program hilirisasi nikel yang didorong oleh Jokowi. Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa hilirisasi ini menjadi faktor utama peningkatan produksi dan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut. Sulawesi Tengah juga mengalami pertumbuhan yang pesat, mencapai 11,91%, didukung oleh sektor pengolahan dan pertambangan.
Kalimantan Timur, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,22% pada 2023, juga merasakan dampak positif dari pembangunan IKN Nusantara, yang meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita. Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, menekankan pentingnya sektor jasa dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Secara nasional, pertumbuhan ekonomi Indonesia selama masa pemerintahan Presiden Jokowi tetap stabil di kisaran 5%, meskipun menghadapi tantangan global seperti pandemi Covid-19 dan krisis geopolitik. Dalam pidato RAPBN 2025, Jokowi menegaskan bahwa stabilitas ekonomi ini menjadi fondasi bagi pemerintahan selanjutnya, yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, untuk melanjutkan pencapaian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Postingan Terkait
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023