Keberlanjutan Kilang dengan Perawatan Menyeluruh dan Revitalisasi
Ditengah usia kilang yang sudah puluhan tahun, bahkan 100 tahun, perawatan menjadi faktor krusial agar distribusi energi tetap terjaga. Di sisi lain, peremajaan dan pengembangan kilang perlu dipacu. Kilang Plaju atau PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) III, Palembang, Sumsel, kilang tertua yang beroperasi di Indonesia, masih diandalkan untuk mengolah minyak mentah menjadi BBM atau produk non-BBM di Sumsel. Kapasitas pengolahannya mencapai 126.000 barel per hari, tapi kini beroperasi 80.000 barel per hari menyesuaikan kebutuhan. Beberapa bangunan khas Belanda masih kokoh di sejumlah sudut kawasan itu. Namun, sejumlah unit kilang, seperti crude distillation unit(CDU) atau tempat proses awal fraksinasi minyak mentah dan high vacuum unit (HVU), beroperasi normal meski unitnya tampak uzur.
Produk BBM yang dihasilkan di Kilang Plaju ialah pertalite, biosolar B30, dan dexlite yang didistribusikan melalui pipa. Ada juga solar, marine fuel oil (MFO), dan low sulphur fuel oil (LSFO) yang disalurkan melalui kapal tanker. Produk lain naphta, avtur, dan elpiji. Juga dihasilkan produk berupa biji plastik atau polypropylene di kilang tersebut. ”Sebanyak 60 % BBM yang dihasilkan Kilang Plaju didistribusikan untuk kebutuhan di wilayah Sumatera bagian selatan, sisanya untuk provinsi lain dan sebagian untuk ekspor,” ujar Area Manager Communication, Relations, and CSR PT KPI RU III Plaju, Siti Rachmi Indahsari, di Palembang, Selasa.
Siti menyadari, keandalan dan keamanan kilang menjadi bagian penting dalam upaya terus menghasilkan energi bagi masyarakat. Karena itu, selain aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE), selalu menjadi perhatian juga dilakukan perawatan rutin hingga perawatan menyeluruh (turn around). Kilang Plaju sudah masuk rencana PT KPI untuk revitalisasi melalui refinery development master plan (RDMP). Namun, saat ini, yang terdekat ialah penyelesaian RDMP pada Kilang RU V Balikpapan, Kaltim, yang merupakan proyek strategis nasional. Proyek tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2025. Dirut PT KPI Taufik Aditiyawarman menuturkan, pihaknya terus memastikan RDMP Balikpapan berjalan sesuai rencana. Nantinya ada kenaikan kapasitas pengolahan minyak mentah Kilang Balikpapan dari 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023