Krisis Covid-19 Hancurkan Investasi Asing
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan bahwa arus penanaman modal asing (PMA) atau foreign direct investment (FDI) global pada tahun ini kemungkinan merosot 40% karena krisis virus corona Covid-19. Sedangkan dampak terburuk dari PMA ini diperkirakan terjadi pada 2021. Hal ini sebagaimana disampaikan Sekretaris Jenderal UNCTAD Mukhisa Kituyi.
Sementara di Asia, pandemi Covid-19 diprediksi memicu penurunan pendapatan yang diinvestasikan kembali dari afiliasi asing di kawasan itu. Sementara krisis kesehatan ini telah menggarisbawahi pentingnya Tiongkok, dan ekonomi negara lainnya di Asia lainnya sebagai pusat produksi global. James Zhan, direktur investasi dan perusahaan UNCTAD menuturkan, menurut laporan UNCTAD, Sebanyak 32 negara kurang berkembang, yang terkurung daratan, sedang berjuang menangani dampak ekonomi pandemi terhadap arus PMA – terutama dengan ditutupnya perbatasan-perbatasan antarnegara, negara-negara itu tidak dapat beralih ke transportasi laut langsung – sebagai cara untuk mengangkut sekitar 80% dari perdagangan global. Zhan mengatakan, pemulihan bisa menciptakan peluang bagi negara-negara berpenghasilan menengah karena rantai nilai menjadi lebih regional.
Postingan Terkait
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023