;

Bagaimana Simbara Menambah Penerimaan Negara

27 Jul 2024 Tempo (H)
Bagaimana Simbara Menambah Penerimaan Negara

Pemerintah pesimistis bisa mencapai target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sumber daya alam non-migas tahun ini. Dalam laporan prognosis semester II 2024, Kemenkeu memproyeksikan realisasinya sampai akhir tahun hanya Rp 55,1 triliun atau 56,5 % dari target. Salah satu pemicunya, tren harga batu bara yang menurun, sejak tahun lalu. Penerimaan negara dari sektor mineral dan batu bara hanya Rp 172,96 triliun, turun dibanding pada 2022 di Rp 183,5 triliun karena terjadi moderasi harga komoditas. Namun Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memiliki optimisme baru setelah meluncurkan Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara atau Simbara. Menurut dia, platform ini bisa mendatangkan tambahan pendapatan dari sektor mineral dan batu bara sebesar Rp 5-10 triliun per tahun.

"Hanya dari royalti, tidak bicara pajak," kata Luhut sesudah peluncuran sistem tersebut, Senin, 22 Juli 2024. Simbara merupakan ekosistem yang dibuat pemerintah untuk mengawasi tata kelola sektor mineral dan batu bara sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara. Di dalamnya terintegrasi data perizinan tambang, rencana penjualan hasil tambang, verifikasi penjualan, pembayaran PNBP, ekspor, pengapalan komoditas, hingga devisa hasil ekspor. "Yang tercatat dalam sistem ini adalah aliran barang, dokumen, uang, orang, dan transportasi," ujar Direktur PNBP SDA dan Kekayaan Negara Dipisahkan Ditjen Anggaran Kemenkeu, Rahayu Puspasari kepada Tempo, kemarin, 26 Juli 2024. (Yetede)


Download Aplikasi Labirin :