;

PELUNCURAN GOLDEN VISA : Jokowi Yakin Peredaran Uang Global Kian Deras

PELUNCURAN GOLDEN VISA : Jokowi Yakin Peredaran Uang Global Kian Deras

Presiden Joko Widodo meyakini peredaran uang global ke Indonesia bakal kian deras setelah peluncuran golden visa di Tanah Air. Kepala Negara beralasan skema golden visa memang untuk menarik warga negara asing (WNA) berinvestasi di Indonesia. “Ini kan untuk mempermudah layanan kami kepada investor dan juga kepada global talent yang diberikan kesempatan untuk datang ke Indonesia dengan fasilitas golden visa,” ujarnya seusai Grand Launching Golden Visa di Jakarta, Kamis (25/7). Presiden melanjutkan golden visa bisa menarik global talent menginjakkan kaki di Tanah Air guna berkarya dan memberikan manfaat kepada negara kita. “Namun, dengan catatan saya sampaikan semuanya harus diseleksi seketat mungkin,” kata Jokowi. Dalam peluncuran itu, Kepala Negara memberikan akses golden visa kepada Pelatih Timnas Indonesia, Shin Taeyong (STY). Selain STY, sejumlah tokoh ternama dunia atau global talent telah mendapatkan golden visa, di antaranya Direktur Utama OpenAI Sam Altman, dan salah satu petinggi PT Boeing Indonesia. Skema golden visa merujuk kepada Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) No.22/2023 dan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.82/2023. 

Golden visa diberikan untuk melakukan kegiatan penanaman modal, penyatuan keluarga, repatriasi, dan rumah kedua dengan jangka waktu paling lama 5 tahun atau 10 tahun. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengatakan bahwa kementeriannya menggandeng lembaga internasional untuk menghindari penyelewengan kebijakan golden visa. “Kita kan ada komunikasi ada berbagai organisasi internasional,” katanya. Dirjen Imigrasi Kemenkumham Silmy Karim menambahkan telah mengantongi total investasi senilai Rp2 triliun dari 300 WNA penerima golden visa sejak pertama kali diujicobakan pada 2023 hingga 24 Juli 2024. Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W Kamdani menyatakan skema golden visa sudah ditunggu-tunggu oleh pengusaha. “Saya rasa sebagai pengusaha, investor asing akan mengambil ini sebagai satu kesempatan,” kata Shinta. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira juga menilai kebijakan golden visa bisa meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi dibandingkan dengan negara lain di kawasan.

Download Aplikasi Labirin :