;

Freeport Menuju dan Setelah 2041

Ekonomi Yoga 14 Jun 2024 Kompas
Freeport Menuju
dan Setelah 2041

Kathleen L Quirk resmi menggunakan atribusi President and Chief Executive Officer Freeport-McMoran per 11 Juni 2024, menggantikan Richard C Adkerson yang menjadi Ketua Dewan Direksi. Sebagai anggota senior tim eksekutif perusahaan selama 20 tahun, dia berperan penting dalam perencanaan strategis Freeport dan pelaksanaan tujuan perusahaan. Merujuk situs companiesmarketcap, Freeport-McMoran memiliki kapitalisasi pasar 70,67 miliar USD per Juni 2024 atau Rp 1.148 triliun. Ini menempatkan Freeport-McMoran sebagai perusahaan paling berharga ke-250 di dunia.

Dalam wawancara khusus Kompas pada Senin (10/6), Quirk mengatakan, freeport adalah salah satu investor terlama dan terbesar Indonesia, di Papua. Operasi ini telah berkembang signifikan dan sekarang kami memperluas pertumbuhan tersebut ke Jatim. Di Gresik, kami baru menyelesaikan pembangunan smelter. Kami baru saja melakukan konversi selama lima tahun terakhir, beralih dari penambangan terbuka menjadi 100 % penambangan bawah tanah dengan teknologi yang sangatlah canggih. Kami juga sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan tambang baru. Target perusahaan adalah menjadi yang terdepan di bidang tembaga, visinya menjadi produsen tembaga yang terpenting dan paling dapat diandalkan di pasar tembaga.

Ke depan, semakin banyak tembaga yang dibutuhkan dalam perekonomian dunia, terutama karena kebutuhan listrik, seiring investasi infrastruktur, pembangkit listrik, teknologi, pusat data, dan kecerdasan buatan, yang membutuhkan lebih banyak tembaga. Kami melakukan investasi jangka panjang pada proyek Tambang Kucing Liar dengan investasi 4 miliar USD secara maraton dengan harapan agar operasinya bisa berlanjut melampaui 2041. Kami juga melakukan eksplorasi dan menentukan sumber-sumber produksi baru sehingga manfaatnya akan berlanjut sampai 2041. Pemerintah sedang menyusun peraturan baru yang memungkinkan PTFI (PT Freeport Indonesia) untuk mengajukan perpanjangan setelah 2041.

Kini, setelah menjadi produsen terintegrasi dengan smelter tembaga, PTFI berhak untuk dapat mengajukan perpanjangan. yang memungkinkan investasi dilakukan dalam jangka panjang. Operasi yang berlangsung saat ini, kami rencanakan lebih dari 20 tahun silam. Dalam hal iklim, teknologi, elektrifikasi yang telah dilakukan selama 5 tahun terakhir, kami berhasil menghasilkan lebih rendah emisi gas rumah kaca di lokasi tersebut dibandingkan dengan baseline lima atau enam tahun lalu. Hampir mencapai target pengurangan sebesar 30 %. Sehubungan dengan perpanjangan konsesi melampaui 2041, Pemerintah Indonesia telah meminta kami mempertimbangkan peningkatan kapasitas pendanaan di Papua dan kami setuju untuk melakukan itu. Kami akan bekerja sama dengan pemerintah untuk mencapai kesepakatan. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :