;

GELOMBANG VOLATILITAS PASAR SAHAM

Ekonomi Hairul Rizal 08 Jun 2024 Bisnis Indonesia (H)
GELOMBANG VOLATILITAS PASAR SAHAM

Volatilitas di pasar saham semakin tinggi di tengah polemik implementasi mekanisme full call auction (FCA) untuk Papan Pemantauan Khusus. Imbasnya, indeks harga saham gabungan (IHSG) terperosok ke bawah level 6.900 dan dibarengi oleh menyusutnya nilai transaksi perdagangan. Skema full call auction merupakan mekanisme perdagangan dengan kuotasi bid dan ask yang akan match pada jam tertentu, kemudian harga saham akan ditentukan berdasarkan volume terbesar. Selama ini, call auction juga sudah digunakan pada sesi pra-pembukaan dan pra-penutupan. Pada akhir perdagangan Jumat (7/6), IHSG melemah 1,1% ke level 6.897,95 atau jatuh ke level terendah pada tahun ini. Di kawasan Asia Pasifik, hanya IHSG dan indeks SETi Thailand yang memerah sepanjang tahun berjalan 2024 masing-masing -5,15% dan -5,96%. Bersamaan dengan memerahnya IHSG, kapitalisasi pasar merosot menjadi Rp11.488 triliun. Adapun, investor saham mengakumulasi net sell Rp8,59 triiliun hingga perdagangan kemarin. Ditelisik lebih dalam, koreksi IHSG dibebani oleh penurunan harga saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).

Dihubungi Bisnis, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan masuknya BREN ke PPK dengan mekanisme perdagangan FCA memang memberikan dampak terhadap pelemahan IHSG. Senada, Pengamat Pasar Modal & Founder WH Project William Hartanto berpendapat koreksi IHSG disebabkan beban bobot BREN turun signifi kan sejak masuk PPK dan tidak tertahan oleh saham-saham blue chips lain yang ikut melemah. Padahal, William menilai sejatinya PPK full call auction bertujuan positif karena untuk melindungi investor. Namun, dalam mekanisme perdagangan itu, tidak ada informasi mengenai biddan ask sehingga investor dapat memperhatikan data Indicative Equilibrium Price (IEP) dan Indicative Equilibrium Volume (IEV) untuk melihat potensi harga dan volume saham yang akan match. Sentimen itu, lanjutnya, memicu outflow pelaku pasar saham yang tecermin pada melandainya nilai transaksi perdagangan di BEI. Founder Stocknow.id Hendra Wardana menambahkan dampak signifi kan penolakan FCA terhadap perdagangan saham di BEI perlu diwaspadai. Menurutnya, kebijakan PPK FCA yang diharapkan mengendalikan gerak liar saham tertentu, justru direspons negatif oleh pasar dan meningkatkan volatilitas di BEI.

Di luar faktor domestik, Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi mengatakan pelemahan IHSG juga terimbas oleh respons investor terhadap rilis data nonfarm payroll AS pada Mei 2024 yang ternyata berada di atas ekspektasi pasar dengan penambahan pekerjaan sebanyak 185.000 dan lebih tinggi dari periode sebelumnya sebesar 175.000. Hal itu juga menyebabkan sikap Bank Sentral AS The Fed akan tetap hawkish. Sejalan dengan meningginya volatilitas pasar, Audi menyarankan investor untuk wait-and-see. Namun, investor dinilai masih dapat memanfaatkan pada saham sektor kesehatan dan consumer non-cyclical sebagai saham defensif. Saham pilihan Kiwoom Sekuritas yaitu MYOR dengan rekomendasi beli dan target price (TP) Rp3.160, disusul SILO dengan TP Rp2.870, dan KLBF dengan TP Rp1.645 per saham. Di sisi lain, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menuturkan volatilitas IHSG yang terjadi saat ini dipengaruhi oleh seluruh saham, baik yang berada dalam FCA ataupun di luar FCA.

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :