Rasio Kredit Macet BRI Finance Turun di 1,66%
PT BRI Multifinance Indonesia mengklaim telah berhasil menurunkan tingkat kredit macet atau non performing financing (NPF) di Maret 2024. Jika pada Februari 2024, NPF BRI Finance sebesar 1,79%, pada Maret 2024 posisi NPF turun menjadi 1,66%. BRI Finance menyebut, rasio NPF tersebut masih di bawah NPF gross multifinance secara industri, sebesar 2,45% pada Maret 2024. "Ini mencerminkan komitmen kami untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan dan mempertahankan kepercayaan nasabah serta pemangku kepentingan lainnya," kata Ari Prayuwana, Direktur Manajemen Risiko BRI Multifinance dalam keterangan tertulis yang dirilis Jumat (24/5). Untuk menjaga kualitas pembiayaan, Ari menyebut, pihaknya telah menerapkan prinsip kehati-hatian, selektif menyalurkan pembiayaan, serta scoring yang lebih spesifik untuk pembiayaan pada segmen konsumer. Ke depan, BRI Finance mengklaim berniat memperbesar portofolio pembiayaan pada segmen high yield segment, yakni kendaraan seken dan refinancing.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Melonjaknya Rekening Macet Pinjaman Daring
24 Jun 2025
Potensi Lonjakan Rasio Utang perlu Diwaspadai
24 Jun 2025
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
23 Jun 2025
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
21 Jun 2025
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023