;

Aksi Buyback Belum Tentu Menjadi Solusi

Ekonomi Hairul Rizal 24 May 2024 Kontan
Aksi Buyback Belum Tentu Menjadi Solusi

Aksi pembelian kembali ( buyback ) saham masih ramai. Beberapa emiten berencana mengejar restu dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada bulan Juni mendatang. Pengumuman buyback terbaru berasal dari PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Emiten yang juga dikenal sebagai Harita Nickel ini mengalokasikan dana Rp 400 miliar untuk buyback sahamnya. "Berdasarkan alasan tersebut, perseroan dapat memiliki fleksibilitas dan mekanisme untuk menjaga stabilitas harga pasar saham," ungkap manajemen NCKL, Selasa (21/5). Sehari sebelumnya, PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) mengungkapkan aksi serupa. PALM menyiapkan dana hingga Rp 80,61 miliar untuk memborong sebanyak-banyaknya 162 juta saham atau 1,03% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) dan PT Data Sinergitama Jaya Tbk (ELIT) juga akan melakukan buyback. Bahkan, saham yang masih masuk papan pemantauan khusus juga mencoba peruntungan dari buyback . Salah satunya PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN). Founder Stocknow.id, Hendra Wardana menyarankan, pelaku pasar untuk lebih selektif dalam melirik saham-saham yang akan dan sedang menggelar buyback. Hendra mengingatkan, emiten kecil masih akan rentan terhadap fluktuasi pasar dan keadaan ekonomi global. Head of Equities Investment Berdikari Manajemen Investasi, Agung Ramadoni menyarankan, di tengah fluktuasi pasar saham saat ini, lebih baik melakukan selective buying. Di antara saham-saham yang akan dan sedang menggelar buyback, Agung menjagokan NCKL, ECII, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). Sedang Hendra merekomendasikan NCKL, ADRO dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).

Tags :
#Saham
Download Aplikasi Labirin :