PERESMIAN KANTOR BARU : PIP Perlu Akomodatif ke UMKM
Kementerian Keuangan meminta Pusat Investasi Pemerintah mulai mengubah model bisnis dengan mengakomodasi pembiayaan ke sektor usaha mikro, kecil dan menengah. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan permintaan itu disampaikan kepada Badan Layanan Usaha (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) guna menjangkau jutaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang belum mendapatkan akses pembiayaan. “Kita selalu mengatakan jumlah UMKM ada 64 juta, yang bisa akses kredit berapa persen, yang belum mendapatkan akses sekian persen, itu jumlahnya jutaan,” tuturnya dalam sambutan Peresmian Kantor Baru PIP di Kawasan Menteng, Jakarta, Jumat (17/5).
Sri Mulyani menegaskan bahwa sebelumnya PIP telah menyampaikan bisnis model baru, tetapi belum konklusif seperti harapannya. Di sisi lain, dirinya menekankan dalam menentukan bisnis model, perlu melihat kapasitas PIP, hubungan dengan lembaga intermediari atau langsung ke UMKM, dan kemampuan dari manajemen risiko PIP. Sri Mulyani telah mengungkapkan UMKM belum memberikan dampak yang besar terhadap ekonomi karena banyak yang belum mampu melakukan ekspor akibat terbentur masalah pembiayaan. Menkeu mencatat setidaknya terdapat 29,2 juta UMKM yang tidak mampu mengakses pembiayaan.
Per Kamis (16/5) pukul 14.00 WIB, PIP telah penyaluran kredit ultra mikro (UMi) mencapai Rp37,63 triliun. Jumlah tersebut naik Rp620 juta dari periode 28 April 2024 yang kala itu mencapai Rp37,31 triliun.
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Pemerintah Siap Sasar Pajak Pedagang Online
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023