Eropa Bersiap Longgarkan Aturan Lockdown Covid-19
Laporan situs laman worldometers.info pada Minggu (3/5), pukul 12.18 GMT menunjukkan 245.172 korban meninggal dunia dan sebanyak 3.504.349 terinfeksi virus corona secara global. Pandemi ini telah membuat setengah dari populasi manusia berada dalam lockdown, dan mendorong laju perekonomian global ke arah penurunan terburuk sejak Depresi Hebat.
Eropa bersiap melonggarkan aturan lockdown lebih lanjut secara hati-hati, menyusul tanda-tanda bahwa pandemi virus corona Covid-19 mungkin melambat. Italia yang terdampak parah oleh virus tersebut dilaporkan menyusul Spanyol, dengan mengizinkan orang-orang berada di luar ruangan Pelonggaran karantina bertujuan mencoba memulihkan ekonomi yang dilumpuhkan oleh lockdown selama berpekanpekan, sekaligus untuk meredakan tekanan yang dialami populasi yang terkurung.
Setelah berada dalam karantina dua bulan di Italia, orangorang akan diizinkan untuk berjalan-jalan di taman dan mengunjungi kerabat, meski demikian, masih ada beberapa kebingungan soal tingkatan pelonggaran. Contohnya Pietro Garlanti (53 tahun), yang berprofesi sebagai petugas kebersihan dan Marghe Lodoli, yang memiliki tiga anak, merupakan sebagian warga yang bingung dengan aturan ini. Sementara Pemerintah Italia menekankan bahwa tindakan pencegahan masih diperlukan.
Hal ini diikuti juga Jerman, Slovenia, Polandia dan Hongaria bahkan di beberapa negara Asia seperti Korea Selatan dan Thailand, dengan kebijakan yang berbeda di setiap negara, pemerintah masing – masing tetap berpegang pada langkah-langkah untuk mengendalikan penyebaran virus, dan melakukan lebih banyak pengujian untuk mencoba melacak infeksi.
Meski demikian, Para ahli tetap memperingatkan, bahwa penyakit ini dapat menyerang sekali lagi. memperingatkan bahwa banyak negara yang masih belum melalui wabah terburuk mereka. Di Filipina, kemunculan tanda terbaru tetap menjadi ancaman serius dan mendorong pemerintah menangguhkan semua penerbangan masuk dan keluar negara selama sepekan, mulai Minggu dalam upaya meringankan kepadatan fasilitas karantina.Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023