Waswas Ketika Harga Minyak Jatuh Tajam
Penurunan harga minyak dunia jadi pedang bermata dua bagi perusahaan kontraktor pertambangan batubara. Di satu sisi, penurunan harga minyak dunia bisa mengurangi beban perusahaan. Di sisi lain, kondisi ini menghilangkan daya tarik batubara sebagai bahan bakar industri.
Kepala Hubungan Investor PT Samindo Resources Tbk (MYOH) Ahmad Zaki Natsir mengatakan, turunnya harga minyak dunia berdampak pada turunnya harga solar untuk industri. Solar untuk keperluan industri tidak mendapat subsidi, sehingga akan mengikuti pergerakan harga global. Ia juga mengatakan, realisasi produksi batubara dan lapisan OB turun disebabkan oleh kondisi curah hujan di awal tahun selalu tinggi. sehingga seringkali operasi terhenti.
Sementara bagi PT Darma Henwa Tbk (DEWA),
penurunan harga minyak tak begitu berpengaruh. Corporate
Secretary Mukson Arif Rosyidi mengatakan, sebagian besar konsumsi bahan
bakar dalam proses operasional pertambangan DEWA disediakan oleh pelanggan. Hal
ini sesuai dengan kontrak yang dimiliki DEWA. Begitu juga DOID yang beban biayanya sudah
dicakup dalam kontrak dengan produsen batubara. Disampaikan oleh Head of
Investor Relations Delta Dunia Makmur Regina Korompis, saat ini manajemen perusahaan
lebih mementingkan mencari kontrak baru terutama setelah kontrak dengan PT Kideco
Jaya Agung sudah selesai.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023