;

ARUS MUDIK-BALIK LEBARAN 2024 : KEMACETAN JADI SOROTAN

Ekonomi Hairul Rizal 18 Apr 2024 Bisnis Indonesia
ARUS MUDIK-BALIK LEBARAN 2024 : KEMACETAN JADI SOROTAN

Kemacetan lalu lintas yang terjadi selama periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk segera diperbaiki agar tidak terulang di musim libur panjang berikutnya. Presiden Joko Widodo menyinggung langsung persoalan kemacetan yang masih terjadi pada periode mudik dan balik Lebaran pada tahun ini. Problem itu pun disampaikan langsung kepada Kementerian Perhubungan untuk segera diperbaiki agar terjadi perbaikan pada libur panjang di masa mendatang. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa kemacetan cukup panjang di Merak dan beberapa ruas tol selama masa mudik dan balik Lebaran 2024 menjadi evaluasi penting yang akan dilakukan. Masukan dari Presiden juga bakal segera ditindaklanjuti agar tidak berulang ke depannya. Pengaturan di pelabuhan penyeberangan dan program mudik gratis pun seakan tidak banyak membantu pelaksanaan mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan mulus.

Dari berbagai laporan langsung yang disampaikan, pemudik di Pelabuhan Merak harus sampai tertahan sekitar 15—18 jam di lokasi. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkilah kejadian tersebut disebabkan oleh banyaknya pemudik belum memiliki tiket yang nekat mencoba masuk ke Pelabuhan Merak. Sekitar 19.700 orang atau 32% dari total masyarakat yang masuk ke Pelabuhan Merak pada 6—7 April 2024 diketahui tidak memiliki tiket atau memilih go show. Komisi V DPR pun merespons kejadian terasebut dengan meminta pemerintah dan operator untuk menambah infrastruktur pendukung, serta memperbaiki manajemen penyeberangan di Merak—Bakauheni yang masih terkendala pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama mengatakan bahwa jalan menuju Pelabuhan Merak sempat mengalami kemacetan hingga belasan kilometer selama 5—12 jam, karena banyaknya kendaraan atau masyarakat yang belum memiliki tiket kapal feri, tapi tetap datang ke pelabuhan.

Di sisi lain, jumlah pengguna sejumlah moda angkutan umum selama periode 3—15 April tercatat mengalami peningkatan. PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports melaporkan telah melayani sebanyak 5,9 juta pergerakan penumpang pada periode arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan, catatan tersebut naik sekitar 4% dibandingkan dengan periode mudik Lebaran 2023. Sementara itu, pada periode yang sama, InJourney Airports telah melayani 45.287 pergerakan pesawat, juga tumbuh 4% dibandingkan dengan Lebaran lalu. Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia juga melaporkan telah melayani lebih dari 50.000 pergerakan pesawat sepanjang periode angkutan Lebaran 2024. 

Direktur Utama AirNav Indonesia Polana B. Pramesti menyampaikan bahwa pada periode 3—15 April 2024 pihaknya telah melayani 52.567 pergerakan pesawat. Pergerakan pesawat yang dilayani mencakup take-off, landing, maupun over-flying (lintas-udara), baik untuk penerbangan domestik maupun internasional. Adapun, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat jumlah penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2024 menembus 3,36 juta orang. “Jumlah penumpang selama masa Lebaran 2024 meningkat 18% dibandingkan dengan Angkutan Lebaran 2023,” kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo.

Tags :
#Transportasi
Download Aplikasi Labirin :