SEPEDA MOTOR, Rela ”Mengaspal” demi Merajut Perjumpaan
Salah satu esensi Lebaran tentu merekatkan yang berjauhan.
Demi ini, masyarakat mengupayakan banyak cara agar bisa berkumpul dengan sanak
saudara dan handai tolan di kampung halaman. Sepeda motor menjadi pilihan
rasional untuk pulang, sekaligus simbol keberhasilan banyak orang. Program
mudik gratis ataupun berbayar banyak diserbu. Pemerintah dan korporasi mengakomodasi
pengguna sepeda motor dengan mengirimkan kendaraan serta pemilik dan
keluarganya ke titik terdekat tujuan akhir. Salah satunya dilakukan PT Astra
Honda Motor (AHM) melalui program Mudik Balik Bareng Honda. Tahun ini, perusahaan
itu mengantar 2.559 konsumennya mudik dengan bus ke kota tujuan di Semarang, Jateng
dan Yogyakarta pada Sabtu (6/4). Sebanyak 1.109 sepeda motor peserta mudik
diangkut menggunakan 28 truk pada Kamis (4/4).
Yunik Dharyanti (36), salah satu peserta mudik gratis ini. Ia
sekeluarga memilih berhenti di Semarang, lalu melanjutkan perjalanan dengan
sepeda motor ke Sragen. Estimasi waktu tempuh sekitar 4 jam. Dengan satu sepeda
motor, ia berboncengan dengan suami serta kedua anaknya yang berusia 3 tahun
dan 11 tahun. Walau jarak yang ditempuh sekitar 116 kilometer (km), kendaraan
roda dua ini masih menjadi andalan keluarga ini. ”Kalau naik motor, di rumah
(kampung) bisa bawa motor jalan-jalan
karena di kampung juga terbatas kendaraannya. Sepeda motor juga bisa dipakai
bapak dan adik,” kata Yunik.
Riana Dwi (39) asal Pulo Gadung, Jaktim, bersama suami dan
keenam anaknya, mendaftarkan tiga sepeda motor agar bisa terangkut dalam rombongan
mudik menuju Yogyakarta. Sesampai di sana, mereka melanjutkan perjalanan ke Magelang,
Jateng, selama dua jam. ”Total delapan orang. Motor akan dibawa anak pertama
(18), saya, dan suami. Anak-anak lain, termasuk anak balita, dijemput saudara
di Yogyakarta. Jalanan rawan,” kata Riana yang menganggap sepeda motor begitu
penting karena membantu pergerakan keluarga. Mereka tidak lagi kebingungan
mencari moda transportasi yang cocok untuk bersilaturahmi, agenda wajib tahunan
keluarganya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023