KINERJA 2023 : Penjualan Emas HRTA Melonjak
Emiten perhiasan emas dan logam mulia, PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) membukukan lonjakan penjualan bersih hingga 85,83% menjadi Rp12,85 triliun sepanjang 2023 terdorong oleh kinerja ekspor. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Selasa (26/3), HRTA mencatatkan penjualan sebesar Rp12,85 triliun sepanjang 2023. Penjualan tersebut melambung 85,83% dari capaian Rp6,91 triliun pada 2022. Penjualan tersebut ditopang oleh penjualan perhiasan dan logam mulia dengan lokal sebesar Rp8,49 triliun sementara penjualan ekspor tercatat sebesar Rp4,27 triliun. Lonjakan penjualan HRTA disumbang oleh adanya penjualan ekspor di mana pada 2022, HRTA belum mengekspor perhiasan. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan volume penjualan emas murni sebesar 66,88% year-on-year (YoY) dari 7,75 ton menjadi 12,93 ton pada 2023. Selain itu, harga jual rata-rata naik 12,12% secara tahunan menjadi Rp987.706 pada 2023 dari Rp880.922 pada 2022.
Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp305,8 miliar sepanjang 2023. Laba ini naik 20,62% dibanding perolehan 2022 sebesar Rp253,52 miliar. Pada 2024, Direktur Utama Hartadinata Sandra Sunanto mengatakan HRTA menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 30% dan laba bersih sebesar 15%.
Guna dapat mendongkrak target tersebut, HRTA juga berencana untuk melakukan pengembangan pasar ekspor ke beberapa negara di luar India dan UAE, seperti Singapura, Vietnam, Amerika Serikat dan Eropa. Di dalam negeri, HRTA akan memperluas gerai ritelnya dengan target ekspansi dari 83 gerai pada 2023 menjadi minimal 100 gerai pada akhir 2024. Didukung ekspansi gerai, penjualan ritel HRTA mengalami peningkatan 14,99% pada tahun lalu.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023