Investasi Padat Karya Akan Jadi Prioritas
Kebijakan investasi pemerintahan presiden dan wakil presiden
terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, akan memprioritaskan sektor
padat karya. Hal Ini dilakukan agar sektor pangan, energi, dan industri
manufaktur selaku tiga ”mesin” utama pendorong perekonomian andalan pemerintah
baru kelak punya efek berganda dalam penyerapan tenaga kerja. Berlandaskan visi
dan cita-cita ekonomi yang digaungkan Prabowo, Ketua Dewan Pakar PAN
DrajadWibowo, yang juga anggota dewan pakar di tim pemenangan Prabowo-Gibran,
menilai bahwa pemerintahan ke depan tetap akan membuka keran investasi padat
modal. Namun, prioritas utama akan diarahkan untuk investasi padat karya
”Pak Prabowo itu sangat
menaruh perhatian pada bidang pangan. Jadi, penyerapan lapangan kerja
akan digenjot dari situ, makanya food estate akan semakin kita genjot,” ujar
Dradjad, Minggu (24/3). Sektor pangan diyakini dapat memberikan efek berganda
terhadap pembukaan lapangan pekerjaan dan penyerapan tenaga kerja. Dradjad mencontohkan
upaya meningkatkan luas panen dan rotasi tanaman di sektor pertanian ataupun
restrukturisasi peternakan sapi perah dan sapi potong di sektor peternakan
sama-sama akan menyerap banyak tenaga kerja. (Yoga)
Postingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023